Selasa, 31 Mei 2011

Kuantitas Antara Peminat Internet, Telivisi & Politik

Pengantar
Perkembangan teknologi semakin pesat, sehingga dengan kecanggian teknologi informasih apa saja yang kita inginkan dapat diketahui dengan cepat melalui jaringan internet dan media elektronik seperti TV. Namun disisi lain, internet  dan TV dapat juga bersifat negatif  disebabkan oleh banyaknya situs-situs porno, berita tentang kekerasan,  film yang tidak bersifat pendidikan dan lain-lain yang beredar pada jaringan atau siaran TVtersebut sehingga dapat merugikan mental anak-anak kecil dan remaja.
Tetapi dari sisi positif jaringan internet dapat juga memudahkan kita untuk mencari informasih seperti mencari teman dalam situs Facebook, Twiter, Friendster & Plur. Kemudian hasil karya dalam bentuk tulisan dapat juga kita sebarkan dalam jaringan internet sebagai tambahan informasi bagi yang menginginkannya dan literatur yang kita inginkan dapat kita miliki dengan mudah sebagai tambahan dalam penulisan karya tulis. Sedangkan dari media elektronik seperti TV dapat menyiarkan informasi-informasi berita kejadian film dokumenter yang berhubungan dengan pengetahuan.
Jaringan internet dimana-mana kita dapat kita temui dengan mudah dimana saja dan biaya yang dibutuhkan sangat murah. Dalam jaringan internet kita hanya menggunakan perangkat keras seperti komputer, laptop, modem, hotspot & LAN (local area network). Dengan demikian pemakaian kita perlu dibatasi dan menjaga pemakaian situs yang baik dan jangan menggunakan situs yang dapat merusak mental kita. Sama halnya dengan siaran TV, kita perlu membatasi dalam menyaksikan siaran-siaran yang ada di dalam TV disebabkan oleh banyaknya siaran-siaran TV yang tidak mendidik.



Dengan adanya internet dan TV para pakar politik di negara kita sudah memanfaatkan fasilitas teknologi dan media untuk menyampaikan inspirasi dalam pemilihan presiden dan kepala daerah. Sehingga para politisi sangat ketergantungan dengan adanya jaringan tersebut. Tetapi berbeda juga dengan kaum remaja, yang menganggap internet dan TV sebagai kebutuhan hidupnya sehari-hari sebagai sumber informasih.
Peminat internet dan TV lebih banyak konsumennya dibandingkan dengan peminat politik yang disebabkan adanya batasan-batasan dalam melaksanakan aktivitas politik. Sedangkan internet dan TV siapa saja dapat menggunakannya baik dari kalangan anak-anak, remaja dan Lanjut usia. Sehingga peminat internet dan TV lebih banyak yang gemari dari pada peminat politik.




Dalam lingkungan politik banyak hal yang dapat kita temui seperti dalam pemilihan kepada daerah yang biasanya penyampaian inspirasinya selalu menggunakan cara-cara kekerasan dan pembunuhan karakter terhadap lawan politiknya demi mendapatkan suara yang diinginkan. Poltik juga biasanya dilakukan tidak setiap saat, bukan seperti internet dan TV setiap kapan saja dapat dilakukan dan persoalan negatif yang ada didalam media eletronik tersebut tergantung pada masing-masing penggunanya. Sehingga resiko konsumen internet dan TV lebih sedikit dari pada resiko yang dialami pada pengguna politik.

                                              (Arta & Yuyun, 2010)

Sesuai dengan informasi yang tertera diatas menjelaskan bahwa peminat internet dan TV lebih banyak digunakan oleh semua kalangan dibandingkan dengan peminat politik yang hanya dilakukan oleh kalangan tertentu saja dan juga resiko yang dihadapi jauh lebih besar.

Terimakasih ........




Tidak ada komentar:

Posting Komentar